Thursday, March 03, 2011

Hari Raya Nyepi


Seberapa sering kita berinstropeksi diri? Mungkin selama ini kita terlalu banyak melihat ke luar sehingga lupa melihat ke dalam diri kita sendiri. Tidak jarang hal ini akhirnya membuat kita stress dan merasa sedih berkepanjangan. Untuk itu kita perlu berinstropeksi mengendalikan dan melakukan sesuatu yang lebih baik.
Berkaitan dengan instrospeksi, sebentar lagi umat Hindu akan merayakan Hari Raya Nyepi. Informasi umum yang kita tahu mungkin hanya sebatas hari tanpa cahaya yang bersumber dari api atau listrik. Tetapi ternyata maknanya lebih dari itu dan erat sekali hubungannya dengan introspeksi diri. Sebenarnya apa sih makna di balik Hari Raya Nyepi itu?

Hari Raya Nyepi dirayakan untuk menyambut Tahun Baru Saka dan dimaknai sebagai Hari Pengendalian Diri. Kita diharapkan kembali mengingat apa saja perbuatan yang sudah kita lakukan selama kurun waktu satu tahun. Flashback kembali perbuatan baik dan buruk yang sudah kita lakukan. Ada 4 pedoman Catur Brata Penyepian yang harus dilakukan umat Hindu sebagai bentuk pengendalian diri, yaitu :

1. Amati Geni
Amati Geni berarti tidak melakukan kegiatan yang menggunakan api (merokok, menyalakan kompor, dll). Makna di balik itu supaya para umat tidak dipengaruhi oleh api amarah (kroda) dan serakah (loba).
2. Amati Lelanguan
Amati Lelanguan berarti mawas diri terhadap ucapan. Hendaknya umat berinteraksi menggunakan perkataan yang baik dan tidak menyakiti orang lain. Perkataan kita-lah yang menentukan apakah kita sukses atau gagal dalam menjalani hidup.
3. Amati Karya
Amati Karya bermakna evolusi dalam diri. Apa yang sudah kita lakukan selama ini apakah bermanfaat untuk orang lain atau malah sebaliknya. Amati Karya ini juga bermakna tidak bekerja supaya kita bisa mengevaluasi kerja kita selama setahun ini. Amati Karya juga menstimulasi kita supaya lebih gigih, tekun dan produktif.
4. Amati Lelungaan

Amati Lelungaan berfungsi sebagai evaluasi diri dan sumber pengendalian diri. Umat dianjurkan tidak bepergian keluar rumah. Tidak heran pada Hari Raya Nyepi jalan raya sangatlah sepi tidak tampak seorang pun. Dalam makna yang lebih spesifik lagi, Amati Lelungaan berarti evaluasi kerja dengan Tuhan, evaluasi kerja dengan sesama, dan evaluasi kerja dengan alam sekitar.

Meski pun kita bukan beragama Hindu, tetapi sebagai manusia yang selalu ingin berperilaku lebih baik, kita bisa memetik ajaran di balik pedoman-pedoman itu. Berintrospeksi, mengevaluasi diri, mengendalikan diri hingga akhirnya berinteraksi lebih baik adalah perilaku yang perlu kita lakukan.

Selamat Hari Raya Nyepi!!