Saturday, September 20, 2008

PERGAULAN YANG SEHAT

Tuhan memprakarsai pernikahan pertama di dunia, Ia memandang bahwa tidak baik manusia itu seorang diri saja (Kejadian 2:18). Manusia adalah makhluk sosial, jadi sudah pasti manusia memiliki hubungan dengan orang lain. Tuhan menghendaki kita hidup dan bergaul satu dengan yang lainnya. Tuhan menghendaki manusia yang Ia kasihi bertambah banyak dan menguasai bumi, dengan menyatakan pribadiNya atau sifat-sifatNya (Kolose 3:10, Galatia 5:22-23) sehingga orang-orang yang belum mengenal Dia dapat mempermuliakan NamaNya (Matius 5:16).

Tuhan hendak menyatakan pribadiNya melalui keluarga-keluarga Kristen oleh sebab itu Iblis menyerang habis-habisan baik, keluarga Kristen maupun pasangan-pasangan muda yang mulai saling tertarik. Oleh sebab itu kita perlu untuk belajar bagaimana mempersiapkan diri sebelum memasuki pernikahan yang kudus dan dikehendaki oleh Bapa Surgawi. Kita perlu mewaspadai sebab rata-rata 80% problem dari pernikahan disebabkan kurangnya persiapan pasangan suami istri pada masa pranikah (Ir. Eddy Leo).
BELAJAR DARI KEHIDUPAN AMNON (2 Samuel 13:1-14)
Dalam kisah di atas kita akan banyak belajar agar tidak meniru langkah-langkah yang salah, yang diambil oleh Amnon. Bila kita nekat seperti dia di dalam menjalani masa pergaulan menuju pranikah kudus dengan cara yang salah, maka kita bisa mengalami kehidupan tragis.Amnon tewas akibat kemarahan kakak dari Tamar, Absalom (2Sam 13:28-29).

KEGAGALAN AMNON
Tidak dapat membedakan antara cinta yang murni dengan asmara.
Banyak pernikahan yang berantakan akibat tidak berakar pada kasih sejati namun pada asmara. Tertarik pada lawan jenis saat remaja merupakan hal yang WAJAR. Asmara sebenarnya merupakan hal yang positif dari Tuhan namun sebagaimana pula seks, Iblis coba membengkokkan pengertian/perasaan ini.
Menurut seorang dokter pakar bidang seks, asmara disebabkan oleh reaksi kimiawi yang timbul dalam diri manusia (chemistry of love). Reaksinya memberikan : - Rasa Nyaman dan dorongan yang kuat untuk memulai suatu perkenalan.
- Rasa mabuk atau "fly".
Kita perlu mengerti bahwa asmara tidak sama dengan cinta (kasih).

ASMARA CINTA (KASIH)
Hawa Nafsu Penguasaan Diri (Gal 5:23, Mat 5:27-28, 1
Kor 13:5b)
Cemburu Tidak Cemburu (1 Kor 13:4c)
Tidak Sabar Sabar (1 Kor 13:4a, Gal 5:22d)
Amoral Tidak melakukan Yang Tidak Sopan (1
Kor 13:5a, 1 Tim 5:2b)
Berfantasi Yang Tidak Senonoh Menjaga kekudusan Di Dalam Imajinasi
(Flp 4:8)

Kita perlu menikah dengan seorang yang juga mengasihi Tuhan, sebab semakin dekat seseorang dengan Tuhan, maka ia pasti juga mengasihi pasangannya (Ef 5:25). Bila reaksi kimiawi cinta/asmara, yang diprediksikan hanya memiliki batas produksi selama 5 tahun saja berakhir, maka rumahtangga Kristen ini akan tetap kokoh sebab memiliki Kristus Yesus. Sebab dari pengamatan yang telah dilakukan, kebanyakan rumahtangga bercerai pada saat memasuki masa 5 tahun pernikahan.
Bila kita mempelajari kehidupan Amnon maka kita dapat melihat bahwa ia tidak mendapatkan pendidikan pranikah dari ayahnya, Raja Daud, atau bahkan kemungkinan besar ia pun mengalami krisis kasih mengingat kesibukan sang ayah sebagai seorang raja hingga kurang kasih sayang , perhatian dan bimbingan.
Amnon mendapatkan bimbingan atau pelajaran "cinta" dari Yonadab, yang akhirnya menyesatkan dia.
Kita pun perlu mewaspadai bahaya Yonadab-Yonadab lain disekitar kita, mungkin novel romantis, buku-buku duniawi yang berbicara dari sisi yang yang tidak alkitabiah, media TV atau radio, internet, teman-teman sebaya yang memiliki pengertian separuh-separuh.
Dan akibat krisis / defisit kasih Amnon coba mengisi kekosongan hatinya dengan asmara/ pacaran untuk "having fun".
Kita perlu mempelajari arti cinta dari ALKITAB, sebab ALKITAB merupakan surat cinta BAPA SURGAWI pada kita. Bila anda tidak memiliki orangtua yang dapat membimbingmu di dalam mengenal kasih yang benar ini, kalian bisa datang ke komunitas orang percaya/gereja, di mana ada orangtua-orangtua rohani atau kakak-kakak rohani bagimu.

Tidak mengerti makna pacaran.
Konsep Alkitab mengenai pacaran yang kita kenal saat ini, sama sekali tidak ada relevansinya. Arti kata berpacaran / pacaran / teman kencan sendiri berkonotasi negatif, yaitu saat bersenang-senang, tidak ada batas atau bebas. Motivasi orang berpacaran melampiaskan hawa nafsu (seks sebelum menikah) dan ini sangat ditentang Alkitab.Orang yang berpacaran, memiliki pengertian coba-coba sampai dapat yang cocok dan hal ini dapat merusak kehidupan rohani dan jiwa kita. Orang dalam taraf ini, biasanya menyatakan CINTA terlebih dulu sebelum mengenal orang tersebut secara mendalam. Akibatnya ketika TIDAK COCOK mereka putus .
Konsep Alkitab adalah TUNANGAN. Bagaimana kita bisa memasuki tahapan ini? Kita tidak perlu berpacaran dulu, namun BERSAHABAT BAIK dahulu dengan sebanyak-banyaknya orang, kenali teman-temanmu tanpa mengungkapkan perasaan cinta terlebih dahulu. Kita perlu merasa pasti, percaya bahwa pria/gadis itu dari Tuhan dan siap masuk dalam pernikahan kudus. Kenali dulu orang tersebut, BARU MENYATAKAN.
Bermain-main dengan seks.
Seks bukanlah dosa, seks normal dan berasal dari Tuhan. Namun seks menjadi dosa apabila kita melakukannya di luar konteks Tuhan, alias di luar pernikahan kudus.
Jangan bermain-main dengan dosa seks (Kasus Raja Daud dan Batseba mengakibatkan MEREKA hidup dalam dosa dan bayi mereka mati).Dosa seks jangan dilawan, tapi lari menjauh (Kej 39:11-12).
Dosa seks, bukan saja dapat mengakibatkan kita terikat dalam dosa namun juga dapat menimbulkan kebencian terhadap orang "yang kita kasihi" (lihat 2 Sam 13:15).


BILA KITA SUDAH TERLANJUR JATUH DALAM DOSA SEKS ATAU CARA YANG SALAH
Bertobat dengan mengakui dosa tersebut di hadapan Allah (1 Yoh 1:9)
Meminta Tuhan memberikan kuasaNya untuk menolong kita menaklukkan dan lepas dari ikatan dosa (Mat 28:18).
Bila ada krisis kasih dari orangtua, minta kasih Bapa Di Surga(Yes 9:6).
Renungkan kebenaran Tuhan yang dapat memerdekakan pola pikir yang salah (Yoh 8:36)

MENEMUKAN TEMAN HIDUP
Tuhan tidak menghendaki suatu peceraian dalam rumah tangga, atau sebuah keluarga yang berantakan, atau problema lainnya. Keluarga-keluarga mengalami masalah akibat kekerasan hati manusia.
Tuhan memiliki "original plan" di dalam pernikahan manusia sejak sebelum manusia jatuh dalam dosa.
PRINSIP-PRINSIP MENUJU PERNIKAHAN YANG BAHAGIA :
PERSAHABATAN
Kejadian 2:18, menyatakan bahwa "tidak baik seorang manusia seorang diri saja".
Manusia merupakan makhluk sosial, ia harus bergaul.
Tuhan merencanakan pernikahan bagi manusia.
Sebagaimana dalam sessi 1 dinyatakan bahwa di dalam kekristenan tidak ada kata pacaran tetapi tunangan, sebelum bertunangan sebaiknya kita masuk dalam proses:
Bergaul dahulu, dan milikilah teman.
Jangan eksklusif, pergaulan dimulai dengan tahap:
Perkenalan (Pembicaraan dipermukaan saja)
Teman biasa (Bicara yang kita sukai maupun tidak sukai, tujuan/ goal hidup kita)
Teman dekat (teman sevisi, berbicara hal yang jauh lebih pribadi, punya komitmen/perjanjian ). Contoh di dalam Alkitab Daud dan Yonatan; teman dekat bisa saling menguatkan, menegur, menyampaikan masukan tanpa merasa terluka atau dilukai. Anda tidak dapat menjalani hidup nikah bila belum dapat bergaul dengan baik. Belajarlah untuk membangun orang lain, lihat hal-hal yang positif dan bangun kepositifan tersebut lebih lagi. Dan bantu orang tersebut mengatasi hal-hal negatif. Contoh : karunia nubuat atau belaskasihan yang sering disalahgunakan.
Bergaul dengan penuh kemurnian (1 Timotius 5:1-2).
"Penuh kemurnian" dalam pergaulan agar kita dapat mendengar suara Tuhan di dalam mencari teman hidup kita.. Jangan biarkan asmara menguasai sebab bila hawa nafsu dilakukan maka kita jatuh dalam dosa. Bila asmara mengontrol maka kita akan jadi pecemburu (cemburuan) dan bisa berkelahi demi nama "cinta".
Hati-hati dalam pergaulan, banyak orang yang mudah dikuasai "asmara"
Ciri-ciri : 1. Mudah jatuh cinta.
Biasanya ia seorang yang kurang perhatian dan minta perhatian terus.
Mau mengontrol atau menguasai.
2. Menghendaki seks sebelum menikah. 1 Tesalonika 4:4-7, Seks tidak diperkenankan
di luar pernikahan. Jangan najiskan tubuh saudaramu, itu menghina Tuhan. Meski
sudah tunangan tetap jangan ada seks.

PENJAJAKAN
Dalam masa kini bagaimana kita dapat menemukan teman hidup atau pasangan kita. Pertama-tama perlu kita sadari bahwa pernikahan merupakan inisiatif Tuhan (Kejadian 2:18). Ia sangat perduli ubtuk pernikahan anda, jadi jangan pernah meragukan kesetiaanNya di dalam memebrikan pasangan hidup bagi anda. Jangan terburu-buru di dalam mencari pasangan, izinkan Tuhan memberikan yang terbaik.
Persiapkan dirimu terlebih dulu secara pribadi.Tuhan menghendaki kita :
Bekerja terlebih dahulu atau dengan kata lain bertanggungjawab atas diri sendiri dahulu baru berpikir untuk menikah.
Memiliki tujuan hidup , mencari pasangan yang sepadan di dalam mencapai tujuan hidup yan diberikan Tuhan.
Jadi bukan saja Ia berinisiatif, namun Ia juga campurtangan, di saat Adam "tidur nyenyak".

CARA MENDAPATKAN PASANGAN
Berdoa dan mendengar suara Tuhan.
"Bukan" berarti pasif, hanya berdoa dan menanti-nantikan Tuhan tanpa bergaul dengan siapapun. Hanya ada beberapa kasus saja yang terjadi, sekitar 20%, contoh di dalam Alkitab Adam & Hawa, Ishak & Ribka, Boas & Rut.
Hal ini akan saya bahas lebih rinci sebab banyak ada penyimpangan di dalam cara ini.
Bila suatu pesan datang dari Tuhan maka anda tidak akan ragu dan ada konfirmasi dari orang-orang terdekat, dan pasti juga dari orang yang sedang kita jajaki. Hati-hati terhadap bahaya manipulasi ,kontrol ataupun sihir.
Batu penguji yang disarankan:
Sesuai Firman Tuhan atau tidak (contoh: menikah dengan orang belum percaya/ belum lahir baru sudah jelas tidak sesuai Firman Tuhan , 2 Kor 6:14)
Bila ragu datang pada gembala/penatua/ pembina rohani/orangtuamu.
Lihat pula buahnya, perlu dipertanyakan bila melalui hubungan tersebut engkau jatuh bangun dalam dosa seks atau makin jauh dari Tuhan.
Hati nurani.
Peneguhan supra alami (nubuatan atau mimpi). Hal ini jangan menjadi batu penguji pertama sebab bisa terjadi "peneguhan-peneguha n" yang diakibatkan oleh dorongan dari jiwa yang tengah kasmaran. Jangan menikah hanya karena ada mimpi atau penglihatan, terlebih bila itu kata "orang".
Standarnya adalah anak Tuhan yang sudah lahir baru bukan seorang yang belum lahir baru apalagi non Kristen. Namun hati-hati jangan asal-asalan. 80% pernikahan Tuhan tidak berbicara secara supra alami. Baca 1 Korintus 7:38-40, cara memutuskan, lihat ayat 40, BERBAHAGIA.


3 Faktor seseorang tidak atau belum mendapat pasangan :
Memiliki syarat/standar yang tidak realistis.
Standar mutlak; sudah lahir baru, cinta Tuhan, sepadan,dst.
Standar yang tidak mutlak; latar belakang, suku, syarat jasmani, perbedaan usia,pendidikan, pengajaran "claim it and take it",dst.
Belum siap.
Contoh Adam dan Hawa (Kej 2:23-25).
Syarat-syaratnya bagi PRIA = -Memiliki visi.
-Menjadi pemimpin/kepala keluarga.
-Meninggalkan orangtua/bertanggun gjawab.
WANITA= -Penolong : * Memiliki kecantikan batin
* Pendukung
* Lemah lembut
* Tenang/tidak mudah kuatir

Alasan yang tidak diketahui.
Kedaulatan Tuhan. Tujuan hidup kita di muka bumi bukanlah menikah, banyak nabi yang tidak menikah.Bersyukur bila anda tidak menikah dan jangan merendahkan orang yang menikah (1 Kor 7:35,38).

PERTUNANGAN
Kesimpulannya bergaullah dahulu dan uji dahulu dalam masa penjajakan. Bila sudah mantap masuk masa pertunangan, bila anda sudah sungguh-sungguh mantap dan tahu bahwa pasangan anda berasal dari Tuhan. Sebelum masuk pernikahan kudus, mintalah nasehat dari para pembina rohani dan ikuti sessi/kelas/ konseling pranikah pada gereja/komunitas setempat.


Tahukah Kita ?

Kita lahir dengan dua mata di depan wajah kita, karena kita tidak boleh
selalu melihat ke belakang.
Tapi pandanglah semua itu ke depan, pandanglah masa depan kita.



Kita dilahirkan dengan 2 buah telinga di kanan dan di kiri, supaya kita bisa
mendengarkan semuanya dari dua buah sisi.
Untuk bisa mengumpulkan pujian dan kritik dan menyeleksi mana yang benar dan mana yang salah.

Kita lahir dengan otak didalam tengkorak kepala kita.
Sehingga tidak peduli semiskin apapun kita, kita tetap kaya.
Karena tidak akan ada satu orang pun yang bisa mencuri otak kita, pikiran
kita dan ide kita.
Dan apa yang anda pikiran dalam otak anda jauh lebih berharga dari pada emas
dan perhiasan.

Kita lahir dengan 2 mata dan 2 telinga, tapi kita hanya diberi 1 buah mulut.
Karena mulut adalah senjata yang sangat tajam, mulut bisa menyakiti, bisa
membunuh, bisa menggoda, dan banyak hal lainnya yang tidak menyenangkan.
Sehingga ingatlah bicara sesedikit mungkin tapi lihat dan dengarlah
sebanyak-banyaknya.

Kita lahir hanya dengan 1 hati jauh didalam tulang iga kita.
Mengingatkan kita pada penghargaan dan pemberian cinta diharapkan berasal
dari hati kita yang paling dalam.
Belajar untuk mencintai dan menikmati betapa kita dicintai tapi jangan
pernah mengharapkan orang lain untuk mencintai kita seperti kita mencintai
dia.

Berilah cinta tanpa meminta balasan dan kita akan menemukan cinta yang jauh
lebih indah.

IBU

Ibu saya adalah seorang yang sangat baik, sejak kecil, saya melihatnya
dengan begitu gigih menjaga keutuhan keluarga. Ia selalu bangun dini
hari, memasak bubur yang panas untuk ayah, karena lambung ayah tidak
baik, pagi hari hanya bisa makan bubur.
Setelah itu, masih harus memasak sepanci nasi untuk anak-anak, karena
anak-anak sedang dalam masa pertumbuhan, perlu makan nasi, dengan begitu
baru tidak akan lapar seharian di sekolah.


Setiap sore, ibu selalu membungkukkan nbadan menyikat panci, setiap
panci di rumah kami bisa dijadikan cermin, tidak ada noda sedikikt pun.
Menjelang malam, dengan giat ibu membersihkan lantai, mengepel seinci
demi seinci, lantai di rumah tampak lebih bersih dibanding sisi tempat
tidur orang lain, tiada debu sedikit pun meski berjalan dengan kaki
telanjang.

Ibu saya adalah seorang wanita yang sangat rajin.

Namun, di mata ayahku, ia (ibu) bukan pasangan yang baik.
Dalam proses pertumbuhan saya, tidak hanya sekali saja ayah selalu
menyatakan kesepiannya dalam perkawinan, tidak memahaminya.

Ayah saya adalah seorang laki-laki yang bertanggung jawab.
Ia tidak merokok, tidak minum-minuman keras, serius dalam pekerjaan,
setiap hari berangkat kerja tepat waktu, bahkan saat libur juga masih
mengatur jadwal sekolah anak-anak, mengatur waktu istrirahat anak-anak,
ia adalah seorang ayah yang penuh tanggung jawab, mendorong anak-anak
untuk berpretasi dalam pelajaran.

Ia suka main catur, suka larut dalam dunia buku-buku kuno.
Ayah saya adalah seoang laki-laki yang baik, di mata anak-anak, ia maha
besar seperti langit, menjaga kami, melindungi kami dan mendidik kami.

Hanya saja, di mata ibuku, ia juga bukan seorang pasangan yang baik,
dalam proses pertumbuhan saya, kerap kali saya melihat ibu menangis
terisak secara diam diam di sudut halaman.

Ayah menyatakannya dengan kata-kata, sedang ibu dengan aksi, menyatakan
kepedihan yang dijalani dalam perkawinan.
Dalam proses pertumbuhan, aku melihat juga mendengar ketidakberdayaan
dalam perkawinan ayah dan ibu, sekaligus merasakan betapa baiknya
mereka, dan mereka layak mendapatkan sebuah perkawinan yang baik.
Sayangnya, dalam masa-masa keberadaan ayah di dunia, kehidupan
perkawinan mereka lalui dalam kegagalan, sedangkan aku, juga tumbuh
dalam kebingungan, dan aku bertanya pada diriku sendiri : Dua orang yang
baik mengapa tidak diiringi dengan perkawinan yang bahagia?

Pengorbanan yang dianggap benar.

Setelah dewasa, saya akhirnya memasuki usia perkawinan, dan secara
perlahan -lahan saya pun mengetahui akan jawaban ini.
Di masa awal perkawinan, saya juga sama seperti ibu, berusaha menjaga
keutuhan keluarga, menyikat panci dan membersihkan lantai, dengan
sungguh-sungguh berusaha memelihara perkawinan sendiri.
Anehnya, saya tidak merasa bahagia ; dan suamiku sendiri, sepertinya
juga tidak bahagia.
Saya merenung, mungkin lantai kurang bersih, masakan tidak enak, lalu,
dengan giat saya membersihkan lantai lagi, dan memasak dengan sepenuh
hati.

Namun, rasanya, kami berdua tetap saja tidak bahagia. .
Hingga suatu hari, ketika saya sedang sibuk membersihkan lantai, suami
saya berkata : istriku, temani aku sejenak mendengar alunan musik!
Dengan mimik tidak senang saya berkata : apa tidak melihat masih ada
separoh lantai lagi yang belum di pel ?
Begitu kata-kata ini terlontar, saya pun termenung, kata-kata yang
sangat tidak asing di telinga, dalam perkawinan ayah dan ibu saya, ibu
juga kerap berkata begitu sama ayah.

Saya sedang mempertunjukkan kembali perkawinan ayah dan ibu, sekaligus
mengulang kembali ketidakbahagiaan dalam perkwinan mereka.
Ada beberapa kesadaran muncul dalam hati saya.

Yang kamu inginkan ?

Saya hentikan sejenak pekerjaan saya, lalu memandang suamiku, dan
teringat akan ayah saya...
Ia selalu tidak mendapatkan pasangan yang dia inginkan dalam
perkawinannya,
Waktu ibu menyikat panci lebih lama daripada menemaninya.
Terus menerus mengerjakan urusan rumah tangga, adalah cara ibu dalam
mempertahankan perkawinan, ia memberi ayah sebuah rumah yang bersih,
namun, jarang menemaninya, sibuk mengurus rumah, ia berusaha mencintai
ayah dengan caranya, dan cara ini adalah mengerjakan urusan rumah
tangga.

Dan aku, aku juga menggunakan caraku berusaha mencintai suamiku.
cara saya juga sama seperti ibu, perkawinan saya sepertinya tengah
melangkah ke dalam sebuah cerita, dua orang yang baik mengapa tidak
diiringi dengan perkawinan yang bahagia.

Kesadaran saya membuat saya membuat keputusan (pilihan) yang sama.

Saya hentikan sejenak pekerjaan saya, lalu duduk di sisi suami,
menemaninya mendengar musik, dan dari kejauhan, saat memandangi kain pel
di atas lantai seperti menatapi nasib ibu.
Saya bertanya pada suamiku : apa yang kau butuhkan ?

Aku membutuhkanmu untuk menemaniku mendengar musik, rumah kotor sedikit
tidak apa-apa-lah, nanti saya carikan pembantu untukmu, dengan begitu
kau bisa menemaniku! ujar suamiku.

Saya kira kamu perlu rumah yang bersih, ada yang memasak untukmu, ada
yang mencuci pakianmu....dan saya mengatakan sekaligus serentetan
hal-hal yang dibutuhkannya.
Semua itu tidak penting-lah!ujar suamiku. Yang paling kuharapkan adalah
kau bisa lebih sering menemaniku.
Ternyata sia-sia semua pekerjaan yang saya lakukan, hasilnya benar-benar
membuat saya terkejut.
Kami meneruskan menikamti kebutuhan masing-masing, dan baru saya sadari
ternyata dia juga telah banyak melakukan pekerjaan yang sia-sia, kami
memiliki cara masing-masing bagaimana mencintai, namun, bukannya cara
pihak kedua.

Jalan kebahagiaan
Sejak itu, saya menderetkan sebuah daftar kebutuhan suami, dan
meletakkanya di atas meja buku,
Begitu juga dengan suamiku, dia juga menderetkan sebuah daftar
kebutuhanku.
Puluhan kebutuhan yang panjang lebar dan jelas, seperti misalnya, waktu
senggang menemani pihak kedua mendengar musik, saling memeluk kalau
sempat, setiap pagi memberi sentuhan selamat jalan bila berangkat.

Beberapa hal cukup mudah dilaksanakan, tapi ada juga yang cukup sulit,
misalnya dengarkan aku, jangan memberi komentar.
Ini adalah kebutuhan suami. Kalau saya memberinya usul, dia bilang akan
merasa dirinya akan tampak seperti orang bodoh.
Menurutku, ini benar-benar masalah gengsi laki-laki.
Saya juga meniru suami tidak memberikan usul, kecuali dia bertanya pada
saya, kalau tidak saya hanya boleh mendengar dengan serius, menurut
sampai tuntas, demikian juga ketika salah jalan.

Bagi saya ini benar-benar sebuah jalan yang sulit dipelajari, namun,
jauh lebih santai daripada mengepel, dan dalam kepuasan kebutuhan kami
ini, perkawinan yang kami jalani juga kian hari semakin penuh daya
hidup.
Saat saya lelah, saya memilih beberapa hal yang gampang dikerjakan,
misalnya menyetel musik ringan, dan kalau lagi segar bugar merancang
perjalanan keluar kota.

Menariknya, pergi ke taman flora adalah hal bersama dan kebutuhan kami,
setiap ada pertikaian, selalu pergi ke taman flora, dan selalu bisa
menghibur gejolak hati masing-masing.

Sebenarnya, kami saling mengenal dan mencintai juga dikarenakan kesukaan
kami pada taman flora, lalu bersama kita menapak ke tirai merah
perkawinan, kembali ke taman bisa kembali ke dalam suasana hati yang
saling mencintai bertahun-tahun silam.

Bertanya pada pihak kedua : apa yang kau inginkan, kata-kata ini telah
menghidupkan sebuah jalan kebahagiaan lain dalam perkawinan. Keduanya
akhirnya melangkah ke jalan bahagia.

Kini, saya tahu kenapa perkawinan ayah ibu tidak bisa bahagia, mereka
terlalu bersikeras menggunakan cara sendiri dalam mencintai pihak kedua,
bukan mencintai pasangannya dengan cara pihak kedua.

Diri sendiri lelahnya setengah mati, namun, pihak kedua tidak dapat
merasakannya, akhirnya ketika menghadapi penantian perkawinan, hati ini
juga sudah kecewa dan hancur.
Karena Tuhan telah menciptakan perkawinan, maka menurut saya, setiap
orang pantas dan layak memiliki sebuah perkawinan yang bahagia, asalkan
cara yang kita pakai itu tepat, menjadi orang yang dibutuhkan pihak
kedua! Bukannya memberi atas keinginan kita sendiri, perkawinan yang
baik, pasti dapat diharapkan.


Friday, September 12, 2008

Jambu Biji

JAMBU BIJI (Psidium guajava L.) mengandung berbagai zat gizi yang dapat digunakan sebagai obat. Menurut catatan Parimin S.P. dalam Jambu Biji: Budi Daya dan Ragam Pemanfaatannya (Penebar Swadaya, 2007), dalam tiap 100 gram jambu biji masak segar terdapat 0,9 g protein, 0,3 g lemak, 12,2 g karbohidrat, 14 mg kalsium, 28 mg fosfor, 1,1 mg besi, 25 SI vitamin A, 0,02 mg vitamin B1, 87 mg vitamin C, dan 86 g air, dengan total kalori sebanyak 49 kalori. Kandungan vitamin C jambu biji dua kali lipat jeruk manis yang hanya 49 mg per 100 g buah. Vitamin C itu terkonsentrasi pada kulit dan daging bagian luarnya yang lunak dan tebal.


Kandungan vitamin C jambu biji
memuncak saat menjelang matang. Kandungan vitamin C pada jambu biji sanggup memenuhi kebutuhan harian anak berusia 13-20 tahun yang mencapai> 80-100 mg per hari, atau kebutuhan vitamin C harian orang dewasa yang mencapai 70-75 mg per hari. Dengan demikian, sebutir jambu biji dengan berat 275 g per buah dapat mencukupi kebutuhan harian akan vitamin C pada tiga orang dewasa atau dua anak-anak. Turunkan Kolesterol Jambu biji juga kaya serat, khususnya pektin (serat larut air). Manfaat pektin antara lain menurunkan kolesterol dengan cara mengikat kolesterol dan asam empedu dalam tubuh serta membantu mengeluarkannya. Penelitian yang dilakukan Singh Medical Hospital and Research Center Morrabad, India , menunjukkan bahwa jambu biji dapat menurunkan kadar kolestreol total dan trigliserida darah serta tekanan
darah pada penderita hipertensi. Ada pun tanin yang menimbulkan rasa sepat pada jambu biji bermanfaat memperlancar sistem pencernaan dan sirkulasi darah, serta menyerang virus. Kalium yang terkandung pada buah ini berfungsi meningkatkan keteraturan denyut jantung, mengaktifkan kontraksi otot, mengatur pengiriman zat gizi ke sel tubuh, serta menurunkan kadar kolesterol total dan tekanan darah tinggi (hipertensi). Menurut penelitian, memakan jambu biji 0,5-1 kg/hari selama empat minggu, risiko terkena sakit jantung dapat berkurang hingga 16. persen. Dalam jambu biji juga ditemukan likopen, yaitu zat karotenoid (pigmen penting dalam tanaman) yang memiliki aktivitas antioksidan, sehingga bermanfaat memberikan perlindungan pada tubuh dari serangan beberapa jenis kanker. Dalam jambu biji merah, kandungan likopen
ini tersedia dalam jumlah melimpah. Kemudian daun jambu biji yang juga sering dimanfaatkan sebagai obat, diketahui mengandung tanin, eugenol (minyak asiri), minyak lemak, damar, zat samak, triterpinoid, dan asam apfel. Biji jambu mengandung 14 persen minyak atsiri, 15 persen protein, dan 13 persen tepung. Untuk catatan, jambu biji juga punya nama sebutan lain. Di antaranya glima breueh, glimeu beru, galiman, masiambu, biawas, jambu biawas, jambu batu (Sumatera); jambu klutuk, jambu krutuk, jhambu bhender, bayawas, tetokal, tokal (Jawa); jambu klutuk (Sunda); kojabas (Nusa Tenggara); kayawese (Maluku); fan shi liu gan (Cina). Ragam Pemanfaatan Menurut dokumentasi Parimin S.P. dan PDII-LIPI, di berbagai tempat, jambu biji lazim digunakan sebagai pengobatan dengan penyajian sebagai berikut:
Penguat jantung, membantu sistem pencernaan, dan antikanker Jus jambu biji 200 ml Jus apel 400 ml Jus melon 200 ml Madu murni 100 cc Blender semua bahan sampai halus kemudian simpan di lemari pendingin. Minum secara teratur setiap pagi dan sore masing-masing 300 cc. Demam berdarah dengue (DBD) Ramuan 1: Jambu biji matang dan mengkal 3 buah dicuci bersih. Jambu yang sudah matang diblender sampai halus lalu> disaring sehingga diperoleh jus jambu biji. Jus jambu biji diminum tiga kali sehari sampai DBD sembuh. Buah yang mengkal dimakan langsung bersama kulitnya. Biji buah tidak perlu ikut dimakan. Ramuan 2: Daun jambu biji segar 1 kg dicuci bersih, kemudian dipotong kecil-kecil (rajang). Blender dengan air secukupnya hingga halus. Sari ng dan endapkan, sehingga ekstrak daun terpisah dengan air. Oven
ekstrak daun tersebut agar tahan lama. Cara pemakaian: - Masukkan ekstrak ke dalam kapsul lalu minum dua kali sehari, setiap pagi dan sore. - Minum ekstrak daun bersama sirop jambu biji dengan takaran 1 sendok teh untuk 1/2 liter sirop yang diencerkan. Minum secara teratur sampai keluhan sembuh. Diare Ramuan 1: Daun jambu biji 30 gr ditambah segenggam tepung beras direbus dengan 1-2 gelas air. Larutan diminum 2 kali sehari.. Ramuan 2: Tiga lembar daun jambu biji muda segar dikunyah dengan sedikit garam, lalu ditelan. Lakukan sehari 2 kali. Ramuan 3: Enam lembar daun jambu biji dicuci bersih lalu ditumbuk sambil diberi 1 cangkir air matang, peras, minum airnya. Cukup untuk diminum 2 kali sehari. Minum air perasannya. Lakukan setiap hari secara teratur, sampai benar-benar sembuh.
Maag Dela pan helai daun jambu biji dicuci, rebus dengan 1,5 liter air. Minum 3 kali sehari. Disentri Siapkan akar daun jambu biji secukupnya dan daun jambu 10 lembar. Potong-potong akar dan daun, cuci bersih, lalu rebus dengan air secukupnya selama 20 menit pada suhu 90 derajat Celsius. Sari ng air rebusan lalu minum secukupnya secara teratur sampai keluhan hilang. Luka Tiga pucuk daun jambu biji dicuci, kunyah sampai lumat. Tempelkan pada luka. Kandungan astringent-nya dapat menghentikan perdarahan. Keputihan Dua genggam daun jambu biji muda dan 7 helai daun sirih dicuci, rebus dengan segelas air, saring. Tunggu agak dingin lalu minum. Cukup untuk diminum 2 kali sehari. Perut kembung pada anak Tiga helai daun jambu biji, 2 cm kulit batang pulasari, 5 butir adas direbus dengan 1,5 gelas air sampai airnya tinggal setengah, saring. Minum 3 kali sehari. Dosis untuk anak di bawah umur 3 tahun sesendok makan, di atas 3 tahun 2 sendok makan. Sakit kulit Ramuan 1: Segenggam daun jambu biji muda dan 7 kuntum bunga> jambu biji dicuci, lumatkan sampai halus. Gosokkan pada kulit yang sakit. Ramuan 2: Daun jambu biji segar 500 gram dipotong-potong lalu direbus dengan air panas 90 derajat Celsius selama 20 menit. Sari ng air rebusan lalu gunakan untuk mandi selagi airnya masih hangat. Lakukan secara teratur sampai penyakit kulit hilang. Diabetes Satu buah jambu biji yang masih mengkal dipotong-potong, rebus dengan 3 gelas air hingga tinggal 1 gelas, saring. Minum 2 kali sehari. Beser (sering buang air kecil) Tiga pucuk daun jambu biji dicuci,
lalap dengan sedikit garam dan merica. Makan setiap siang dan malam selama 2 hari. Sariawan Ramuan 1: Rebus 1 genggam daun jambu biji segar ditambah 1 jari kulit batangnya dengan 1 liter air, saring. Minum 2 kali sehari. Ramuan 2: Daun jambu biji muda 2 lembar, daun sirih segar 1 lembar, daun saga segar satu genggam dicuci sampai bersih. Tumbuk semua bahan sampai halus lalu tambahkan air. Peras> adonan itu lalu gunakan airnya untuk kumur-kumur 2-3 kali sehari. Luka berdarah atau borok di sekitar tulang Lumatkan daun jambu biji segar, tempelkan di tempat yang sakit. Lakukan beberapa kali sehari. Ambeien Ramuan 1: Daun jambu biji muda atau pucuknya dan sebuah pisang batu dicuci, lalu ditumbuk. Minum air perasannya. Lakukan setiap hari secara teratur, sampai benar-benar
sembuh. Ramuan 2: Buah jambu biji segar 500 gram direbus menggunakan air secukupnya hingga menjadi cairan kental.. Oleskan cairan itu ke bagian tubuh yang sakit.

Monday, September 08, 2008

Angky Camaro

Angky Camaro Melakukan Transplantasi Ginjal
Disalin dari Koran Indonesia Business Today

Business Today 5 Juli 2008.

Ginjal, Kehidupan dan Jabatan baru hadiah Tuhan untuk Angky Camaro

Mulanya hanya bisul di pantat Angky Camaro, preskom PT. HM Sampoerna Tbk yang juga direktur PT. Indofood Sukses Makmur Tbk sekaligus komisaris PT Indomobil, tak pernah tahu bahwa ginjalnya sudah tidak berjalan normal. Hingga suatu kali ditahun 2005, ia tidak bisa duduk lantaran abses (bengkak) dan bernanah dipantatnya. Dari situlah diketahui kreatinin (zat racun dalam darah, biasanya terdapat pada seseorang yang ginjalnya tidak berfungsi dengan baik) sudah mencapai 350. Padahal ambang batas untuk orang normal kreatinin paling tinggi 125. bagaimana cerita Angky tentang asal muasal penyakit ginjalnya hingga ia harus di transplantasi?

Tanggal 1 April 2005 saat di kantor, saya merasakan pantat sakit bukan main. Saya benar benar tidak bisa duduk. Memang sebetulnya beberapa lama sebelumnya saya sudah merasa abses dipantat saya, tapi saya biarkan saja. Saya tetap kerja seperti biasa.




Tetapi tanggal 1 April itu saya benar benar tidak bisa duduk, karena sudah sakit dan nggak bisa duduk, saya akhirnya telepon dokter teman saya. Namanya Dr Didik. Ia praktik diRS Pluit. Terus dokter Didik bilang, ”Sudah anda sekarang juga kesini. ” begitu sampai di RS Pluit, ternyata saya langsung dioperasi. Padahal semua peralatan kerja saya, termasuk laptop semua masih saya tinggal di kantor. Sayapun rawat inap di RS Pluit. Pada saat itulah, akhirnya diketahui bahwa gula saya sudah 500, serta kreatinin saya sudah 350. Dari situ baru diketahui, kalau ginjal saya sudah tidak berfungsi dengan baik, karena diabetes.

Soal pantat saya yang bernanah, itu ternyata kalau orang diabetes terus ginjalnya tidak berfungsi dengan baik, racun racun yang tidak bisa diserap ginjal keluar akan tumbuh jadi darah kotor, dan bisanya akan tumbuh ditempat tempat yang kotor, seperti kaki, pantat, selangkangan. Jadi nanah yang dari pantat saya itu, karena saya sudah diabetes akut.

Sedangkan soal penyakit diabetes, saya juga tidak tahu. Habis saya jarang sakit dan jarang periksa. Pernah sih sakit sampai mondok di rumah sakit, tapi itu saat usia saya masih 30 tahun. Dan sakit waktu itu berkait dengan hati atau liver. Jadi selama ini, yang saya perhatikan dan saya jaga hati saya. ...eh, nggak tahunya malah ginjal saya yang kena.

Orang bilang saya kuat sekali, padahal orang bilang kalau gulanya 300 saja sudah goyang, tapi gula saya 500 saya masih tiap hari beraktifitas dikantor kayak tidak kena diabetes. Mungkin kalau pantat saya tidak bernanah, saya nggak tahu kalau saya terkena diabetes.

Dari data rekam medik yang saya temukan, tahun 2002, sebetulnya kreatinin saya sudah mencapai 190. Tapi karena saya tidak merasa apa apa, ya saya cuek saja, dan nggak memperhatikan hal itu sebagai sesuatu yang sudah membahayakan. Nah, anda bisa bayangkan ginjal saya yang sebetulnya sejak tahun 2002 sudah mulai kerja berat itu,
terus saya hajar untuk bekerja sampai tahun 2005. Iya sudah koma akhirnya tahu tahu ditahun 2005 kreatinin saya melonjak ke 350 dan gulanya 500. Saya tidak tahu bagaimana menurunkan kreatinin, tapi kalau saya yang seperti kena diabetes, mustinya untuk menurunkan kreatinin, kalau belum akut ya diatasi diabetesnya.

Sekitar 12 hari setelah dioperasi tahun 2005 itu kreatinin saya turun menjadi 260. Dan karena diabetes, dokter menyarankan saya untuk diet. Nah, pikir saya karena saya diet makanan, maka saya harus banyak makan buah dan banyak minum.

Tanggal 1 Oktober 2007 saya terkejut bukan main, ketika mendapati selangkangan saya abses dan bernanah. Kembali saya masuk rumah sakit dan dioperasi. Rupanya kreatinin saya saat itu sudah 420. Dan meski sudah diet dan diobati kreatinin saya sepanjang bulan Oktober itu masih diatas 300.

Tanggal 6 Nopember 2007, saya mengalami abses yang lebih parah dan nanah yang banyak sekali, lagi lagi di selangkang. Akhirnya hari itu saya kembali masuk rumah sakit untuk operasi mengeluarkan nanahnya. Pada saat operasi kreatinin saya sudah mencapai 480 dan setelah dioperasipun kreatinin saya ternyata terus bertambah hingga puncaknya pada tanggal 12 Mei 2008, dimana kreatinin saya mencapai 810. Waktu itu Dr Gordon Ku ahli ginjal di Mount Elisabeth mengatakan pada saya bahwa ada dua pilihan bagi saya; terus menerus cuci darah atau transplantasi.

Untuk cuci darah butuh waktu 4 jam dan biaya sekitar Sin$ 400 untuk sekali cuci darah, dan dalam kondisi seperti saya butuh 3 kali cuci darah dalam seminggu. Waduh, kalau saya pilih cuci darah kapan saya kerjanya. Oh ya, meskipun sejak tahun 2005 saya bolak balik operasi dan kreatinin sudah berada diatas 300, saya masih tetap bekerja seperti biasa. Salah satu penyebab makin parahnya kerusakan ginjal
saya ternyata karena banyak makan buah, terutama jeruk dan belimbing. Saya pikir selama diet tidak makan berat maka saya makan banyak buah. Rupanya baru tahu dari dokter di Singapore bahwa buah seperti belimbing dan jeruk justru makin membuat kerja ginjal makin berat. Jadi bisa dibayangkan, ginjal saya yang sudah nggak normal dari tahun 2005 itu saya masih terus makan buah buahan sampai tahun 2008. Aduh kayak apa beratnya kerja ginjal saya.Bukan hanya buah buahan, orang yang terkena ginjal itu juga nggak boleh banyak makan yang banyak mengandung protein, karena juga akan memperberat kerja ginjal.

Banyak orang tanya pada saya apa sih gejala penyakit ginjal itu? Saya bilang ya tidak ada, tapi sebetulnya kalau diamati ya ada. Coba selama ini orang kalau ke dokter paling di cek gula darah, kolesterol dan tekanan darah. Padahal kalau ingin ginjal anda aman dan harus diwaspadai dari awal dengan mengecek kreatinin. Kalau kreatinin sudah diatas 125, anda harus hati hati dan mencari cara untuk menurunkan kreatinin agar ginjal tidak rusak. Kalau sudah seperti saya tahu tahu kreatinin sudah 800. Itu hanya ada pilihan ginjal diganti atau cuci darah terus menerus.

Terus ada juga yang bertanya apa yang saya rasakan waktu kreatinin di ginjal saya sudah diatas 300. Sebetulnya sih tidak terasa apa apa cuma rasa gatal bukan main diseluruh tubuh, karena gatal itu dari dalam tubuh, jadi kita bingung garuknya disebelah mana; sebelum transplantasi tiap mau tidur memakai bedak disekujur tubuh tapi yaitu
tadi, karena gatalnya dari dalam tetap saja gatalnya tidak hilang.

Business Today, 7 Juli 2008
Tak bisa Mandarin, ke Tiongkok ditemani eksekutif Indomobil.
Angky:”Kalau ginjal sudah ada gangguan, Anda harus diet minum”. Angky Camaro semula tidak pernah menyadari kalau ia terkena ginjal. Bahkan penyakit diabetes yang menjadi penyebab rusaknya ginjalnya pun tak ia sadari. Hingga pada April tahun 2005, di mana pantatnya tiba tiba abses (bengkak) dan bernanah. Buntutnya ia pun harus dioperasi dan saat operasi yang pertama itulah baru ia tahu bahwa kreatinin (zat racun) didalam tubuhnya sudah mencapai 350 (3,5) dan gulanya 500.
Sejak saat itu meski sudah diet kreatininnya ternyata masih terus naik, termasuk berat badannya juga. Angky juga mengalami dua kali pembedahan lagi yaitu pada tahun Oktober dan November 2007, karena selangkangnya abses dan bernanah. Puncaknya pada saat 12 Mei 2008 kreatininnya sudah mencapai 810 (8.1). Saat itulah Dr Gordon Ku dari RS Mount Elisabeh, Singapore menyarankan transplantasi ginjal atau cuci darah.
Bagaimana cerita Angky terkait keputusannya melakukan transplantasi ginjal?

Waktu Dr Gordon Ku bilang saya musti transplant atau cuci darah, saya ambil keputusan transplant. Masalahnya kalau cuci darah seminggu tiga kali dan sekali cuci darah butuh waktu empat jam, kapan saya kerjanya. Waktu itu Dr Gordon merekomendasikan dua tempat yang memungkinkan saya bias transplant, yaitu di Filipina atau Tiongkok. Saya kemudian pilih Filipina dengan pertimbangan bahasa, karena kalau Tiongkok saya tidak bisa berbahasa Mandarin. Meskipun saya Chinese tapi tidak bisa berbahasa mandarin,termasuk istri saya. Tapi akhirnya saya putuskan juga untuk transplantasi di Tiongkok.

Tanggal 23 Mei sebetulnya orang saya sudah bilang saya boleh ke Tiongkok seminggu lagi sebab ginjalnya sudah ready. Tapi saya tidak bisa sebab tgl 27 Mei saya harus RUPS Sampoerna dulu di mana akan diputuskan saya diangkat menjadi Preskom PT. HM Sampoerna Tbk (sebelumnya saya menjabat Managing Director PT HM Sampoerna). Menurut saya ini mukjizat dari Tuhan, karena orang biasanya kalau pesan bias beberapa bulan bahkan bertahun tahun tapi nggak dapat, tapi saya langsung dapat. Namu saya menolak saat itu, sebab harus ikut RUPS Sampoerna.
Tanggal 29 Mei, setelah ikuti RUPS saya berangkat ke Tiongkok via Singapura. Dan karena tidak bisa bahasa Mandarin, maka saya minta teman saya Marvy Apandi (Executive Director Indomobil) untuk ikut saya menjadi penerjemah bahasa Mandarin. Marvy berangkat dari Jakarta dan bertemu di salah satu bandara di Tiongkok.
Lagi lagi saya mendapat kemudahan dari Tuhan, karena waktu tiba di rumah sakit tersebut, saya secara kebetulan bisa bertemu langsung dengan kepala rumah sakitnya. Padahal biasanya sangat susah sekali untuk bertemu dengan kepala rumah sakit. Perlu diketahui bahwa di rumah sakit itu banyak sekali brokernya. Biasanya kalau kita datang di loket itu para broker sudah berkerumun. Kalau lewat broker, belum tentu dapat ”barang” bagus, bahkan sering kali banyak yang dibohongi. Jadi saya ingin ingatkan untuk para pembaca yang ingin melakukan transplantasi di Tiongkok hendaknya berhati-hati jangan sampai tertipu oleh para broker. Selain bisa bertemu langsung dengan pimpinan rumah sakit, saya juga langsung mendapat donor, hanya saja waktu itu kurang bagus untuk saya karena kreatinin ku sangat tinggi. namun saya cuma tunggu 2 minggu saja setelah itu langsung dapat donor yang golongan darahnya O.

Mitos Keliru
Oh ya, hal penting yang ingin saya ceritakan kepada para pembaca adalah, soal pandangan yang salah selama ini, antara dokter Indonesia dengan dokter di Tiongkok. Di Indonesia kalau kita sakit ginjal disuruh minum air sebanyak banyaknya. Padahal itu salah besar!! Di Tiongkok orang yang sakit ginjal tidak boleh minum banyak, bahkan hanya boleh minum kalau haus saja. Kalau tidak dilarang untuk minum.

Dalam kondisi ginjal kita rusak, kalau kita banyak minum, kemampuan ginjal yang sudah tidak normal itu tidak bisa mengolah air dengan sempurna menjadi urine. Misalnya kita minum 2 liter sehari, kalau ginjal kita bermasalah, yang bisa diolah menjadi urine itu hanya 1,5 liter saja atau 1 liter. Nah sisa air yang tidak bisa diolah tadi tersalur ke paha, badan, tangan, wajah dan lain-lainnya menjadi racun. Karena badan kita penuh air sehingga kita menjadi gemuk. Itulah yang terjadi pada saya, berat badan saya sejak tahun 2005 terus naik sampai April saya ke RS Mount Elisabeth berat saya naik terus hingga 93 kg. Padahal saya diet, dengan banyak makan buah dan minum air. Nah gemuk badan yang saya kira fat itu ternyata berisi air beracun, makanya kreatinin saya mencapai 810 (8.1) sebelum di vonis transplant atau cuci darah, karena sebegitu parahnya ginjal saya.
Sehari setelah berada di Tiongkok pada tanggal 31 Mei saya diminta diet minum ...eh dalam satu hari badan saya langsung turun menjadi 86,7 kg. Dan diet minum itu terus saya lakukan hingga menjelang transplantasi tanggal 13 Juni berat badan saya turun 10 kg lebih hanya tinggal 82,6 kg. Dalam diet minum itu, saya benar benar tidak boleh minum apa2.
Informasi ini benar benar ingin saya bagikan kepada pembaca. Kalau ginjal kita sudah mulai tergganggu harus segera diet minum karena kalau Anda minum banyak kerja ginjal akan makin berat juga dan itu akan memperparah atau mempercepat kerusakan ginjal.

Business Today, 9 Juli 2008

Ginjal, Kehidupan Dan Jabatan Baru Hadiah Tuhan Untuk Angky Camaro (4)

“Penyakit ini hukuman sekaligus hadiah Tuhan”
Angky Camaro, mengaku sangat banyak mengambil hikmah pasca transplantasi ginjal yang dilakukan. Ia merasa Tuhan menghukumnya tapi sekaligus juga memberikan hadiah. ”Buat saya penyakit ini hukuman sekaligus hadiah dari Tuhan”.
Angky Camaro merasa meski menderita penyakit ginjal yang gejalanya semula ia tidak sadari, hingga ia divonis untuk cuci darah atau transplant, namun disisi lain ia merasa ia banyak dihadiahi Tuhan.
Menurut Angky sejak sakit, sampai berlangsungnya transplant ia merasa diberikan kemudahan. Bukan hanya itu dua minggu setelah transplant, Angky juga langsung sehat seperti semula. Bahkan ia langsung bisa keluar dari rumah sakit dan pulang ke Inodnesia. ”Yah ada sakitnya tapi relatif sedikit, dan berat badan saya bisa turun sampai 19 kg” tuturnya.
Kalau toh ada yang berubah pasca-transplantasi, maka Angky harus ”mengisolasikan” diri paling tidak enam bulan ke depan. ”Tapi rasanya saya mau ambil setahun, dengan mendatangi pesta atau banyak ketemu orang dulu”. Tutur Angky.
Untuk ginjal barunya, Angky memang benar benar harus serius menjaga diri, agar tidak terkontaminasi atau kemasukan virus. Itulah sebabnya untuk pulang ke Indonesia pun Angky harus naik pesawat khusus milik perusahaan, yang didalam pesawat itu hanya ada Ida, istri dan pilot saja. Bahkan saat turun di Bandara Soekarno Hatta, agar tidak banyak terkontak dengan banyak orang mobil yang menjemput Angky langsung berada di tangga pesawat. ”Mobil tersebut sebelumnya sudah disterilkan, dan yang supirpun pakai jubah dan pakai topi khusus” tutur Angky.
Dari Bandara Soekarno Hatta, Angky langsung menjuju sebuah apartemen yand sudah disiapkan sebagai ruang isolasi untuk Angky. Ruang tersebut menurut Angky, juga 24 jam terus menerus disemprot dengan suatu alat untuk mensterilkan ruangan. Bahkan untuk lebih memastikan, agar tidak ada kuman atau virus diruangan isolasi Angky tersebut, juga disinari dengan ultra violet.
Tak hanya itu, Angky juga sangat membatasi diri untuk bertemu dengan siapapun termasuk anggota keluarganya. Satu-satunya orang yang dibolehkan menemani Angky siang dan malam adalah stafnya yang bernama Sylvestor, karena Sylvestor ini bertugas untuk selalu membersihkan kamar Angky.
Sebetulnya mengapa Angky harus membentengi diri demikian ketat? Ini tak lain karena menurut Angky saat ginjal baru di transplant, daya imun atau kekebalan tubuhnya diturunkan, agar bakteri bakteri yang selama ini menjadi ”tentara” (pelindung) bagi tubuhnya tidak menyerang ”barang baru” (ginjal yang baru di transplant).
Nah penurunan imun dalam tubuh Angky kira kira butuh waktu 2-6 bulan. Otomatis selama masa itu, tubuh Angky rentan terhadap serangan penyakit, karena ”tentara” pelindung kekebalan tubuhnya dilumpuhkan. Nah dalam kondisi demikian, tentu sangat rentan bila ada virus atau bakteri masuk kedalam tubuh Angky, karena dia tidak punya antibody untuk melawan. Salah-salah kalau sampai terkena virus, maka Angky harus mengisolasi diri dan menjauhi ”pergaulan” A (bertemu dengan banyak orang) yang berpotensi menularkan virus.
Mengubah pola hidup.
Dia katakan Angky, meski dokter menyarankan 6 bulan sebagai masa isolasi, namun karena ia ingin aman, maka ia ingin mengasingkan diri dari dunia luar selama setahun. :Paling tidak setahun saya tidak mau bertemu banyak orang dulu”. Tuturnya. Tak hanya itu, meski nanti sudah dinyatakan tidak bermasalah dengan ginjal barunya, termasuk daya imunnya sudah dikembalikan lagi, Angky tetap ingin mengubah pola hidupnya. "Yang jelas saya tidak akan datang lagi ke pesta-pesta”.
Tentang kondisi kesehatannya sendiri, Angky merasa sangat fit dan bisa makan apa saja, ”Kecuali yang mentah-mentah seperti lalapan, atau gado-gado.Pokoknya yang mentah mentah nggak dulu, takut ada bakterinya” kata Angky. ”Kalau yang lain lainnya sampai kwetiau pun saya makan,” tambah Angky sambil mengatakan, bahwa untuk mendapatkan makanan yang higienis, Angky pun kini masak sendiri di
apartemennya. ”Tentu saya bisa masak dong, saya di Jerman 7 tahun masak sendiri lho," tuturnya sambil tertawa.
Meski dalam ”Pengasingan”, namun Angky tetap beraktivitas dalam kaitannya dengan pekerjaan. Misalnya Angky masih menerima laporan-laporan dari PT Sampoerna melalui email. ”Meski sakit nggak ada yang berhenti, saya tetap kerja lewat email,” katanya.
Banyak yang mendoakan.
Angky mengaku saat diberikan cobaan Tuhan sebetulnya ia juga diberikan hadiah dari Tuhan, karena meski harus menderita penyakit yang berat (ginjalnya rusak), namun ia diberi kemudahan saat harus menambah ginjal baru. Tak hanya itu saat ia masih belum keluar dari rumah sakit, ia juga mendapat hadiah jabatan baru dari Antony Salim, yaitu sebagai direktur Indofood yang baru. Tenaga Angky dibutuhkan ”mesin duit” Salim ini untuk lebih menguatkan produk-produk Indofood di pasaran. Namun untuk di Indofood sendiri kemungkinan ia baru akan aktif pada bulan Oktober 2008 nanti. Meski begitu demi kesehatannya, ia juga tidak akan bekerja habis-habisan seperti dulu.
Atas segala mukjizat Tuhan yang telah memberikan kehidupan baru baginya, Angky juga berterima kasih atas 100.000 karyawannya yang selalu mendoakan saat dia menjalani transplant. Tak hanya itu, ia juga berterima kasih pada pengusaha Ny. Hartati Murdaya yang mengerahkan para umat Budha di berbagai penjuru Indonesia, untuk mendoakan Angky. ”Pokoknya kesembuhan yang saya alami adalah berkat doa banyak orang, mulai dari karyawan, teman-teman, dan meski tidak saya minta Ibu Hartati mengerahkan semua umat Budha untuk mendoakan saya,” tuturnya.
Atas kebesaran Tuhan itulah, maka Angky berjanji ingin banyak membantu sesama, terutama mereka yang juga terkena penyakit ginjal. Meski masih dirahasiakan bentuk bantuannya, yang jelas Angky sudah menyiapkan beberapa rencana, diantaranya akan mendoroang kerja sama tiga rumah sakit di Indonesia dengan rumah sakit di luar negeri. Kerja sama ini nantinya bertujuan untuk menolong orang orang yang akan melakukan transplant ginjal, agar tidak mengalami prosedur yang sulit dan agar tidak terkena beban biaya yang tinggi.